Ketika dinyatakan positif oleh dokter aku mulai berfikir bagaimana cara menginformasikan pada kedua putriku bahwa dia akan punya adik.
Aku mulai cari tahu dari orang-orang yang punya pengalaman sampai informasi melalui buku.
Satu bulan berlalu lambat laun akumulai membuka pembicaraan dengan putriku bahwa mereka akan memiliki adik baru
Jarak merekadengan calon adik yang cukup jauh membuat aku menyediakan hal-hal yang tak terduga misal pertanyaan ataupun sikap-sikap yang terkadang tidak masuk akal
Hari ini misanya: karena aku baru pulang kerja terasa sekali kalau lelah dan berkeringat lalu adik berkata "umi capek ya" "iya, kenapa" "Umi juga berkeringat" "iya, tolong hidupkan kipasnya" "baik umi" "apakah adik diperut umi juga berkeringay?" "Kasihan adik di perut umi tidak bisa bergerak"
Pernyataan-pernyataan seperti itu merupakan alamiyahnya seorang anak usia 6 tahun
Hal yang harus diingat saat terjadi hal-hal demikian maka jawablah sesuai faktanya yang masuk akal supaya pengalaman itu menjadi ilmu dalam hidupnya
"Kalau umi buka mulut bisa kembung perutnya karena masuk angin" "adik tidak perlu kipas dan jangan hawatir adik diperut umi tidak akan kepanasan karena adik berenang tapi kolam renangnya tidak seperti kolam renang yang ada disekolah kakak" "kolam renangnya buatan Allah dan memang sudah dibuat khusus untuk adik yang ada diperut umi"
Dan penjelasan sederhana yang mudah dipahami harus masuk akal sehingga anak tidak menyimpan Penasaran yang akan membuat anak mencari tahu dengan cara yang bisa saja tidak benar
Anak memiliki masa kritis dimana rasa ingin tahu yang sangat besar dan perlu perhatiaĊ serius dari orang tua khususnya.
Terimakasih anakku kalian telah memberi ilmu yang sangat berharga bagi umi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar